bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
Mark 15
Mark 15
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 14
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 16 →
1
[Yesus dibawa menghadap Pilatus] Pagi-pagi sekali imam-imam kepala cepat-cepat mengadakan rapat dengan pemimpin-pemimpin Yahudi, guru-guru agama, dan seluruh anggota Pengadilan Tinggi. Lalu mereka mengikat Yesus dengan rantai dan membawa Dia pergi dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus.
2
Pilatus bertanya kepada-Nya, “Betulkah Engkau raja orang Yahudi?” Yesus menjawab, “Begitulah kata Tuan.”
3
Imam-imam kepala mengajukan banyak tuduhan terhadap Yesus.
4
Karena itu, Pilatus bertanya lagi kepada-Nya, “Kau sudah mendengar semua tuduhan mereka! Apakah Kau tidak mau menjawab?”
5
Yesus tetap tidak mau menjawab apa pun sehingga Pilatus heran sekali.
6
[Yesus dijatuhi hukuman mati] Pada setiap Perayaan Paskah, biasanya Pilatus melepaskan satu orang tahanan. Dan untuk itu, rakyat boleh memilih siapa dari antara orang tahanan yang mereka mau supaya dibebaskan oleh Pilatus.
7
Pada waktu itu, ada orang-orang yang ditahan di dalam penjara karena mereka memberontak dan membunuh orang. Di antara pemberontak-pemberontak yang dipenjarakan itu, ada seorang bernama Barabas.
8
Maka orang banyak yang berkumpul di hadapan Pilatus meminta kepada Pilatus supaya ia mau melepaskan seorang tahanan bagi mereka seperti yang biasanya ia lakukan pada hari raya Paskah.
9
Karena itu, Pilatus bertanya kepada mereka, “Maukah kalian, saya melepaskan bagimu raja orang Yahudi?”
10
Pilatus tahu benar bahwa imam-imam kepala telah menyerahkan Yesus kepadanya untuk diadili karena mereka iri hati.
11
Tetapi, ketika mendengar Pilatus berkata begitu, imam-imam kepala itu menghasut orang banyak itu supaya meminta Pilatus melepaskan Barabas.
12
Lalu Pilatus berkata lagi kepada orang banyak yang berkumpul di situ, “Kalau begitu, kalian mau saya berbuat apa dengan Dia yang kalian sebut raja orang Yahudi ini?”
13
Orang banyak itu berteriak, “Salibkan Dia!”
14
“Tetapi, apa kesalahan-Nya?” tanya Pilatus. Mereka berteriak lebih keras lagi, “Salibkan Dia!”
15
Maka Pilatus melepaskan Barabas, sebab ia ingin menyenangkan hati orang banyak itu. Lalu ia menyuruh orang mencambuk Yesus, kemudian menyerahkan-Nya untuk disalib.
16
[Prajurit-prajurit Romawi mempermainkan Yesus] Prajurit-prajurit Romawi membawa Yesus ke dalam ruang pengadilan di istana gubernur. Lalu seluruh pasukan dipanggil untuk berkumpul.
17
Mereka memakaikan jubah ungu pada Yesus. Mereka juga membuat mahkota dari ranting-ranting berduri dan memasang mahkota itu di kepala-Nya.
18
Sesudah itu, mereka memberi hormat kepada-Nya dan mengejek Dia. “Daulat Raja orang Yahudi!” kata mereka.
19
Lalu prajurit-prajurit itu bergantian memukuli kepala Yesus dengan kayu, meludahi Dia dan sujud di hadapan-Nya.
20
Setelah selesai mempermainkan Dia, mereka melepaskan jubah ungu itu dan memakaikan kembali pakaian-Nya sendiri. Lalu mereka membawa Dia ke luar untuk dipakukan pada kayu salib.
21
[Yesus disalibkan] Prajurit-prajurit itu membawa Yesus ke suatu tempat yang bernama Golgota, artinya “Tempat Tengkorak”. Pada waktu itu, seorang laki-laki kebetulan lewat di jalan yang mereka lalui. Ia dari desa dan baru saja hendak masuk ke kota. Orang itu berasal dari negeri Kirene dan bernama Simon. Ia ayah Aleksander dan Rufus.
22
Ketika prajurit-prajurit itu melihat Simon, mereka menyuruh dia memikul salib Yesus.
23
Setibanya di Golgota, mereka mau memberikan kepada Yesus anggur yang telah dicampur dengan mur, tetapi Yesus tidak mau minum anggur itu.
24
Lalu pada pukul sembilan pagi mereka menyalibkan Dia. Di atas salib-Nya mereka memasang papan bertuliskan “Raja Orang Yahudi”, yaitu kata-kata yang menunjukkan kesalahan yang mereka tuduhkan kepada Yesus. Pakaian Yesus mereka bagi-bagi di antara mereka melalui undian.
25
(15:24)
26
(15:24)
27
Pada waktu itu, ada juga dua orang lain yang disalibkan bersama Yesus. Yang seorang disalib di sebelah kiri, dan yang lainnya di sebelah kanan Yesus. Kedua orang itu adalah penyamun.
28
Maka karena itu, terjadilah apa yang tertulis dalam Kitab Suci tentang Yesus bahwa “Ia dianggap termasuk orang jahat”.
29
Orang-orang yang lewat di tempat itu menggeleng-geleng kepala melihat Yesus. Mereka menghina Dia. “Hai, Kau,” kata mereka, “Kata-Mu Kau mau merobohkan Rumah Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari?
30
Coba turun dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!”
31
Imam-imam kepala dan guru-guru agama juga mengejek Yesus. Mereka berkata satu sama lain, “Ia menyelamatkan orang lain, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan!
32
Katanya Dia raja Israel, Raja Penyelamat. Nah, turunlah sekarang juga dari salib itu, baru kita percaya kepada-Nya!” Bahkan orang-orang jahat yang disalibkan bersama Yesus itu juga menghina Yesus.
33
[Kematian Yesus] Pada tengah hari seluruh negeri itu menjadi gelap selama tiga jam.
34
Dan pukul tiga sore Yesus berteriak dengan suara yang keras, “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?” yang berarti “Ya Allah-Ku, ya Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”
35
Beberapa orang yang berada di situ mendengar Yesus berteriak. Mereka berkata, “Dengar, Ia memanggil Elia!”
36
Seorang di antara mereka cepat-cepat pergi mengambil bunga karang dan mencelupkannya ke dalam anggur asam. Bunga karang itu dicucukkannya pada ujung sebatang kayu lalu diulurkan ke bibir Yesus. Sambil berbuat itu ia berkata, “Tunggu, mari kita lihat apakah Elia datang menurunkan Dia dari salib itu.”
37
Yesus berteriak lalu meninggal.
38
Di dalam Rumah Allah ada gorden yang tergantung antara Ruang Maha Suci dan Ruang Suci. Pada hari itu juga gorden itu sobek menjadi dua dari atas sampai ke bawah.
39
Seorang perwira yang sedang berdiri di depan salib itu melihat bagaimana Yesus meninggal. Ia berkata, “Benar, orang ini Anak Allah!”
40
Di antara orang-orang yang menyaksikan kematian Yesus ada juga wanita-wanita, antara lain: Salome, Maria Magdalena, dan Maria, ibu dari Yakobus (yang lebih muda) dan Yoses. Mereka berdiri dari jauh dan menyaksikan semua yang terjadi pada waktu itu.
41
Mereka adalah wanita-wanita pengikut Yesus yang sudah menolong Dia pada waktu Ia berada di Galilea. Bersama mereka ada juga banyak wanita lain yang menyaksikan kematian Yesus. Mereka adalah wanita-wanita yang sudah datang ke Yerusalem bersama-sama dengan Yesus.
42
[Yesus dikubur] Ada seorang anggota Pengadilan Tinggi Yahudi yang dihormati oleh masyarakat Yahudi. Namanya Yusuf, dan ia berasal dari kota Arimatea. Ia berharap bahwa tidak lama lagi Allah akan datang dan memerintah sebagai Raja. Pada hari kematian Yesus itu, ia juga datang ke Yerusalem. Tetapi ketika ia datang, hari sudah malam. Hari itu hari Persiapan bagi orang Yahudi, yaitu hari sebelum hari Sabat. Yusuf dengan berani pergi menghadap Pilatus dan minta supaya ia diizinkan mengambil jenazah Yesus.
43
(15:42)
44
Pilatus heran mendengar bahwa Yesus sudah meninggal. Maka ia menyuruh orang memanggil kepala pasukan yang menyalibkan Yesus lalu bertanya kepadanya apakah Yesus sudah meninggal.
45
Setelah mendengar laporan perwira itu, Pilatus mengizinkan Yusuf mengambil jenazah Yesus.
46
Yusuf membeli kain kafan dari lenan halus. Lalu Ia pergi menurunkan jenazah Yesus dan membungkusnya dengan kain itu. Kemudian ia meletakkan jenazah itu di dalam sebuah kuburan yang dibuat di dalam bukit batu. Setelah itu, ia mengambil sebuah batu yang besar lalu menutup pintu kuburan itu dengan batu itu.
47
Pada waktu Yusuf melakukan semua itu, Maria Magdalena dan Maria ibu Yoses ada di situ memperhatikan di mana Yesus diletakkan.
← Chapter 14
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 16 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
Bacaan yang Disarankan
Tafsir
Tafsir Mark
→
Renungan
Panduan Renungan Mark
→
Dapatkan Alkitab Ini
Alkitab Studi BPJ
→