bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
Mark 3
Mark 3
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 2
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 4 →
1
[Orang yang lumpuh satu tangannya] Pada suatu hari, Yesus kembali ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang lumpuh satu tangannya.
2
Pada waktu itu, di rumah ibadat itu ada juga orang-orang yang ingin supaya Yesus berbuat salah dan mereka dapat menuduh Dia. Jadi, mereka terus mengawasi Dia untuk melihat apakah Ia akan menyembuhkan orang itu pada hari Sabat.
3
Yesus berkata kepada orang itu, “Mari berdiri di sini di depan.”
4
Lalu Yesus melihat kepada orang-orang di sekelilingnya dan berkata, “Menurut hukum agama, kita boleh berbuat apa pada hari Sabat? Berbuat baik kepada orang atau berbuat jahat? Menyelamatkan nyawa orang atau membunuh dia?” Mereka diam saja, tidak menjawab sedikit pun.
5
Maka Yesus memandang mereka dengan marah, tetapi hati-Nya sedih karena mereka terlalu keras kepala dan salah sekali. Lalu Yesus melihat kepada orang yang tangannya lumpuh itu dan berkata, “Ulurkan tanganmu!” Orang itu menuruti apa yang dikatakan oleh Yesus. Ia mengulurkan tangannya, dan tangannya sembuh.
6
Maka orang-orang Farisi yang ada di situ meninggalkan rumah ibadat itu dan langsung pergi berunding dengan sahabat-sahabat Herodes untuk membunuh Yesus.
7
[Yesus menyembuhkan banyak orang] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya pergi ke Danau Galilea untuk beristirahat, tetapi banyak sekali orang yang mengikuti Dia. Mereka datang dari Yudea,
8
Yerusalem, Idumea, dari daerah di sebelah timur Sungai Yordan, dan dari daerah sekitar kota Tirus dan Sidon. Mereka semua datang kepada-Nya karena mereka sudah mendengar hal-hal yang dilakukan-Nya.
9
Orang-orang yang mengikuti Dia banyak sekali. Karena itu, Ia menyuruh pengikut-pengikut-Nya menyediakan sebuah perahu. Lalu Ia naik ke perahu itu supaya tidak terhimpit oleh orang-orang itu.
10
Ia sudah menyembuhkan banyak sekali orang sehingga semua orang sakit berdesak-desakan untuk mendekati Dia supaya bisa menjamah-Nya.
11
Apabila orang-orang yang kemasukan roh jahat melihat Dia, mereka sujud di hadapan-Nya dan berteriak, “Engkau Anak Allah!”
12
Namun Yesus memerintahkan dengan keras supaya roh-roh jahat itu tidak memberitahukan kepada seorang pun siapa Yesus.
13
[Yesus memilih dua belas orang untuk menjadi pengikut-Nya] Pada suatu hari, Yesus naik ke sebuah bukit. Ia mengajak orang-orang yang mau dipilih-Nya menjadi pengikut-Nya. Orang-orang itu datang,
14
lalu Ia memilih dua belas orang di antara mereka. Setelah itu, Ia berkata, “Aku memilih kalian untuk ikut dengan-Ku. Aku juga mau mengutus kalian untuk menyebarkan Kabar Baik dari Allah.
15
Aku akan memberikan kepadamu kuasa untuk mengusir roh-roh jahat.”
16
Inilah nama kedua belas orang itu yang dipilih Yesus: Simon (yang juga disebut Petrus)
17
Yakobus dan Yohanes, yaitu kedua anak Zebedeus (kedua bersaudara itu disebut “Anak Guntur”)
18
Andreas Filipus Bartolomeus Matius Tomas Yakobus anak Alfeus Tadeus Simon si Patriot
19
Yudas Iskariot, yang mengkhianati Yesus.
20
[Yesus dituduh bersekongkol dengan kepala roh-roh jahat] Setelah itu, Yesus pulang ke rumah. Tetapi, orang banyak datang lagi berkumpul sehingga Ia dan pengikut-pengikut-Nya tidak sempat makan.
21
Ketika keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka pergi untuk mengambil Dia sebab orang berkata bahwa Dia sudah gila.
22
Guru-guru agama yang datang dari Yerusalem berkata, “Ia kemasukan Beelzebul, kepala roh-roh jahat, yang memberi-Nya kuasa untuk mengusir roh-roh jahat.”
23
Maka Yesus memanggil guru-guru agama itu dan berbicara kepada mereka dengan memakai kiasan. Yesus berkata, “Bagaimana mungkin roh jahat mengusir roh jahat?
24
Seandainya di dalam sebuah negara penduduknya pecah menjadi golongan-golongan yang saling bermusuhan, tentu negara itu akan hancur.
25
Dan seandainya di dalam sebuah keluarga anggota-anggotanya pecah menjadi kelompok-kelompok yang saling bermusuhan, keluarga itu pun akan hancur.
26
Jadi, kalau kerajaan roh jahat terpecah menjadi kelompok-kelompok yang saling bermusuhan, kerajaan itu tidak akan bertahan, tetapi akan hancur.
27
Seandainya ada orang yang mau merampas harta seorang yang kuat, apakah yang harus dilakukannya? Tentu ia harus terlebih dahulu mengikat orang kuat itu, baru ia bisa masuk ke dalam rumahnya dan merampas harta orang itu.
28
Percayalah! Apabila orang berbuat dosa dan mengucapkan kata-kata yang jahat terhadap orang lain, Allah dapat mengampuni semua perbuatan dan kata-kata mereka itu.
29
Tetapi, apabila orang mengucapkan kata-kata jahat terhadap Roh Allah, Allah tidak akan mengampuni dia. Sebab, kata-kata jahat terhadap Roh Allah adalah dosa yang tidak terhapus untuk selama-lamanya.” (
30
Yesus berkata begitu sebab ada yang berkata bahwa Ia kemasukan roh jahat.)
31
[Siapakah ibu dan saudara-saudara Yesus?] Yesus sedang mengajar di sebuah rumah dan orang-orang duduk di sekeliling-Nya. Sementara itu, ibu dan saudara-saudara-Nya datang. Mereka berdiri di luar dan menyuruh orang memanggil Dia.
32
Orang itu pergi dan berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, ibu dan saudara-saudara Bapak ada di luar. Mereka mencari Bapak.”
33
Yesus bertanya, “Siapakah ibu dan saudara-saudara-Ku yang sebenarnya?”
34
Lalu Yesus memandang kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya dan berkata, “Inilah ibu dan saudara-saudara-Ku!
35
Karena, orang yang melakukan kehendak Allah, itulah ibu-Ku dan saudara-Ku.”
← Chapter 2
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 4 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16