bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
Mark 7
Mark 7
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 6
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 8 →
1
[Peraturan-peraturan dari nenek moyang] Pada suatu hari, ada beberapa orang Farisi dan beberapa guru agama yang datang dari Yerusalem, berkumpul dan datang kepada Yesus.
2
Mereka melihat pengikut-pengikut Yesus makan dengan tangan yang tidak bersih, karena tidak mencuci tangannya terlebih dahulu menurut peraturan agama.
3
Orang Farisi, dan juga semua orang Yahudi yang lain, taat sekali kepada peraturan nenek moyang mereka. Mereka tidak akan makan sebelum mencuci tangannya menurut cara yang sudah ditentukan.
4
Bahkan apa yang dibeli di pasar tidak akan mereka makan kalau belum dicuci lebih dahulu menurut cara-cara itu. Masih banyak peraturan lain dari nenek moyang mereka yang mereka taati betul, misalnya peraturan mencuci gelas, mangkuk, dan perkakas-perkakas lainnya yang dibuat dari tembaga.
5
Jadi, karena orang-orang Farisi dan guru-guru agama itu melihat pengikut-pengikut Yesus makan dengan tidak mencuci tangan terlebih dahulu, maka mereka berkata kepada Yesus, “Pengikut-pengikut-Mu makan dengan tidak mencuci tangannya terlebih dahulu! Mengapa mereka tidak mengikuti peraturan nenek moyang kita?”
6
Yesus menjawab, “Kalian orang munafik, suka berpura-pura! Tepat sekali apa yang diramalkan oleh Nabi Yesaya. Ia menulis begini tentang kalian:
7
‘Allah berkata, Orang-orang semacam ini menghormati Aku hanya di mulut, tetapi hatinya tidak. Percuma saja mereka menyembah Aku, sebab mereka mengajarkan peraturan-peraturan manusia, lalu berkata bahwa itu peraturan dari Allah!’
8
Kalian tidak taat kepada perintah-perintah Allah, tetapi taat kepada ajaran-ajaran manusia.”
9
Lalu Yesus berkata lagi, “Pandai sekali kalian menolak perintah-perintah Allah supaya bisa mempertahankan ajaranmu sendiri!
10
Sebab, Musa berkata, ‘Hormatilah ayah dan ibumu,’ dan kalian juga tahu bahwa Musa berkata, ‘Orang yang berbicara tidak baik terhadap ayah ibunya harus dihukum mati.’
11
Tetapi, kalian mengajar begini kepada orang-orang: ‘Kalau uang yang seharusnya kalian berikan kepada ayah-ibumu sudah kalian persembahkan sebagai kurban kepada Allah,
12
maka kalian tidak lagi berkewajiban untuk menolong ayah-ibumu.’
13
Sebab, apa yang merupakan kurban kepada Allah adalah milik Allah. Jadi, dengan ajaran itu kalian menghapuskan perintah-perintah Allah. Bukan hanya itu, tetapi masih banyak lagi hal lain seperti itu yang kalian lakukan.”
14
[Hal-hal yang menyebabkan orang tidak layak menyembah Allah] Sesudah Yesus berbicara dengan orang-orang Farisi dan guru-guru agama itu, Ia memanggil lagi orang-orang lain yang ada di situ dan berkata kepada mereka, “Kalian semua, dengarlah dan berusahalah mengerti!
15
Tidak ada sesuatu pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, bisa menyebabkan orang itu tidak layak menyembah Allah. Sebaliknya, yang keluar daripadanya itulah yang menyebabkan dia tidak layak menyembah Allah.
16
Jadi, kalau punya telinga, dengarlah.”
17
Setelah itu, Yesus meninggalkan orang banyak itu dan masuk ke dalam rumah. Pengikut-pengikut-Nya datang kepada-Nya dan minta supaya Ia menerangkan kepada mereka arti dari peribahasa yang Ia ajarkan tadi kepada orang banyak.
18
Maka Yesus berkata kepada mereka, “Kalian sama saja dengan orang-orang lain! Apakah kalian tidak mengerti? Semua yang masuk dari luar ke dalam seseorang sesungguhnya tidak satu pun yang dapat menyebabkan orang itu tidak layak menyembah Allah.
19
Sebab, yang masuk dari luar itu, tidak masuk ke dalam hatinya, tetapi ke dalam perutnya, kemudian keluar lagi dari badannya.” (Dengan berkata begitu Yesus menyatakan bahwa semua makanan halal.)
20
Lalu Yesus berkata lagi, “Justru yang keluar dari orang, itulah yang menyebabkan orang itu tidak layak menyembah Allah.
21
Sebab, bukan dari luar tetapi dari dalam, yaitu dari dalam hati orang itu, timbul pikiran-pikiran jahat. Dan pikiran-pikiran itulah yang menyebabkan orang melakukan hal-hal yang tidak pantas, mencuri, membunuh,
22
berbuat zina, bersikap serakah, dan melakukan segala macam hal yang jahat; menipu, melakukan hal-hal yang memalukan, menceritakan hal-hal yang tidak baik tentang orang lain, bersikap iri, sombong, dan bodoh dalam melakukan hal-hal yang baik.
23
Semua yang jahat itu datang dari dalam hati orang, dan itulah yang menyebabkan dia tidak layak menyembah Allah.”
24
[Yesus menyembuhkan anak perempuan seorang wanita bukan Yahudi] Setelah itu, Yesus meninggalkan tempat itu dan pergi ke daerah dekat kota Tirus. Di situ Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau orang tahu bahwa Ia ada di situ. Tetapi, Ia tidak bisa terus bersembunyi.
25
Seorang wanita mendengar tentang Dia. Ia langsung datang dan sujud di depan-Nya.
26
Wanita itu bukan bangsa Yahudi. Ia lahir di daerah Fenisia di negeri Siria. Anaknya yang perempuan sakit, kemasukan roh jahat. Wanita itu minta dengan sangat supaya Yesus mengusir roh jahat itu dari anaknya.
27
Tetapi Yesus berkata, “Kurang baik kalau makanan untuk anak-anak diambil dan diberikan kepada anjing. Anak-anak harus diberi makan terlebih dahulu.”
28
“Tuan,” jawab wanita itu, “anjing-anjing di bawah meja pun makan sisa-sisa makanan yang dijatuhkan anak-anak dari meja!”
29
Lalu Yesus berkata kepada wanita itu, “Karena Ibu menjawab seperti itu, sekarang pulanglah; roh jahat sudah keluar dari anak Ibu!”
30
Kemudian wanita itu pulang. Di rumahnya ia menemukan anaknya sedang berbaring di tempat tidur, dan roh jahat sudah benar-benar keluar dari anak itu.
31
[Yesus menyembuhkan seorang yang bisu tuli] Setelah itu Yesus meninggalkan daerah Tirus. Ia meneruskan perjalanan-Nya melalui kota Sidon dan lewat daerah Sepuluh Kota, lalu terus ke Danau Galilea.
32
Di situ beberapa orang membawa seorang bisu tuli kepada Yesus. Mereka minta supaya Ia meletakkan tangan-Nya pada orang itu dan menyembuhkan dia.
33
Maka Yesus mengajak dia sendiri ke samping, lalu meludah dan menjamah lidahnya. Kemudian Yesus memasukkan jari-Nya ke dalam kedua telinga orang itu.
34
Sesudah itu Yesus memandang ke atas dan bernapas keras lalu berkata, “Terbukalah!”
35
Saat itu juga orang itu bisa mendengar dan lidahnya tidak kaku lagi sehingga ia dapat berbicara dengan baik.
36
Lalu Yesus minta kepada orang-orang di situ supaya mereka tidak menceritakan kejadian itu kepada orang lain. Tetapi, semakin Yesus melarang mereka, semakin mereka menyebarkan berita itu ke mana-mana.
37
Semua orang yang mendengar berita itu sangat heran. Mereka berkata, “Semua yang dilakukan-Nya baik sekali! Ia membuat orang tuli mendengar dan orang bisu berbicara!”
← Chapter 6
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 8 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16