bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
Mark 2
Mark 2
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 1
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 3 →
1
[Yesus menyembuhkan seorang lumpuh] Beberapa hari kemudian, Yesus kembali ke kota Kapernaum. Maka tersebarlah kabar bahwa Yesus ada di rumah.
2
Jadi, banyak orang datang ke rumah di mana Yesus tinggal. Karena terlalu banyak orang berkerumun di situ, rumah itu penuh sesak dengan orang sehingga di depan pintu masuk pun penuh dengan orang. Lalu Yesus menyampaikan berita dari Allah kepada mereka.
3
Sementara Ia berbicara, empat orang datang dengan mengusung seorang lumpuh. Mereka mau membawa orang itu kepada Yesus.
4
Tetapi ada terlalu banyak orang di situ, sehingga mereka tidak bisa mendekati Yesus. Jadi, mereka naik ke atap rumah dan membongkar atap tepat di atas tempat Yesus duduk. Dari lubang itu, mereka menurunkan orang lumpuh itu bersama tikarnya.
5
Yesus melihat, mereka sangat percaya bahwa Ia dapat menyembuhkan orang yang sakit itu. Karena itu, Ia berkata kepada orang yang lumpuh itu, “Anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni.”
6
Ada beberapa guru agama sedang duduk di situ. Mendengar Yesus berkata begitu kepada orang lumpuh itu, mereka berpikir,
7
“Berani benar orang ini berkata begitu! Ia menghina Allah! Tidak seorang pun boleh mengampuni dosa, selain Allah sendiri!”
8
Yesus langsung tahu apa yang ada di dalam pikiran mereka. Jadi, Ia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu berpikir seperti itu?
9
Bukankah lebih mudah mengatakan, ‘Dosamu sudah diampuni,’ daripada mengatakan, ‘Bangunlah, angkat tikarmu dan berjalanlah?’
10
Karena itu, Aku akan membuktikan kepadamu bahwa Aku, Anak Manusia yang diutus oleh Allah, mempunyai kuasa di atas bumi untuk mengampuni dosa.” Lalu Yesus berkata kepada orang yang lumpuh itu,
11
“Bangunlah, angkat tikarmu dan pulanglah!”
12
Orang itu berdiri dan mengambil tikarnya, lalu cepat-cepat pergi keluar. Semua orang yang ada di situ melihat hal itu. Mereka kagum sekali dan berkata, “Allah sungguh hebat! Belum pernah kita melihat hal seperti ini!”
13
[Yesus mengajak Lewi mengikut Dia] Yesus kembali lagi ke pantai Danau Galilea. Banyak orang datang kepada-Nya dan Ia mengajar mereka.
14
Pada waktu Yesus berjalan di situ Ia melihat Lewi, anak Alfeus, sedang duduk di rumah pajak. Lewi adalah pegawai pajak.
15
Yesus berkata kepada Lewi, “Mari ikut Aku!” Lewi berdiri, lalu mengikuti Yesus.
16
Kemudian Yesus ke rumah Lewi dan makan di situ. Pada waktu itu banyak pegawai pajak dan orang-orang lain yang dianggap tidak baik oleh orang Yahudi, sedang mengikuti Yesus. Dan banyak di antara mereka ikut makan bersama Yesus dan pengikut-pengikut-Nya. Beberapa guru agama melihat Yesus makan bersama orang-orang yang dianggap tidak baik itu. Mereka bertanya kepada pengikut-pengikut Yesus, “Mengapa Yesus makan bersama orang-orang seperti itu?”
17
Yesus mendengar pertanyaan guru-guru agama itu dan Ia menjawab, “Bukan orang sehat yang memerlukan dokter, melainkan orang sakit. Aku datang bukan untuk orang yang menganggap dirinya sudah baik, melainkan untuk orang yang dianggap hina.”
18
[Orang bertanya kepada Yesus mengapa pengikut-pengikut-Nya tidak berpuasa] Pada suatu hari pengikut-pengikut Yohanes Pembaptis dan para pengikut pemimpin-pemimpin agama Yahudi sedang berpuasa, tetapi pengikut-pengikut Yesus tidak berpuasa. Maka orang datang kepada Yesus dan bertanya, “Bapak Guru, pengikut Yohanes Pembaptis dan pengikut pemimpin-pemimpin agama Yahudi berpuasa. Tetapi, mengapa pengikut-pengikut Bapak tidak berpuasa?”
19
Yesus menjawab, “Pada pesta kawin, selama pengantin laki-laki ada di pesta itu, tentu tamu-tamu disuguhi makanan dan mereka makan. Mustahil tidak!
20
Namun akan tiba waktunya pengantin laki-laki dibawa pergi dan pada waktu itulah tamu-tamu tidak makan.
21
Tidak ada orang yang mengambil sepotong kain yang baru dan menambalkannya pada baju yang sudah tua. Sebab, kain penambal itu akan menciut sehingga baju itu robek. Malah robekannya menjadi lebih besar.
22
Begitu juga dengan anggur. Tidak ada orang yang mengambil anggur yang masih baru dan mengisinya ke dalam kantong kulit yang sudah tua. Sebab, anggur yang masih baru itu akan menyebabkan kantong kulit itu pecah. Akibatnya, anggurnya terbuang dan kantongnya rusak. Anggur yang baru harus ditaruh ke dalam kantong kulit yang baru juga!”
23
[Orang bertanya kepada Yesus mengapa pengikut-pengikut-Nya memetik gandum pada hari Sabat] Pada suatu hari Sabat, Yesus berjalan melalui sebidang ladang gandum. Pengikut-pengikut-Nya yang berjalan bersama Dia mulai memetik gandum yang tumbuh di ladang.
24
Pemimpin-pemimpin agama Yahudi melihat hal itu dan bertanya kepada Yesus, “Lihat, pengikut-pengikut-Mu melanggar hukum agama kita! Ini hari Sabat dan mereka memetik gandum!”
25
Yesus menjawab, “Kalian pasti ingat apa yang dilakukan Raja Daud pada waktu ia dan anak buahnya lapar! Karena mereka memerlukan makanan, ia masuk ke dalam Rumah Tuhan dan mengambil roti yang sudah dipersembahkan kepada Allah! Lalu ia makan roti itu dan memberikannya juga kepada orang-orangnya, padahal menurut agama kita, hanya imam-imam yang boleh makan roti itu! Apakah kalian belum pernah membaca tentang hal itu? Cobalah baca; itu terjadi pada waktu Abyatar menjadi Imam Agung!”
26
(2:25)
27
Sesudah itu, Yesus berkata, “Hari Sabat dibuat untuk kepentingan manusia, bukan manusia untuk hari Sabat!
28
Jadi, Anak Manusia adalah Tuhan yang berkuasa atas peraturan hari Sabat.”
← Chapter 1
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 3 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16