bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
Matthew 25
Matthew 25
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 24
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 26 →
1
[Cerita tentang sepuluh anak gadis] Yesus berkata, “Apabila Allah datang dan memerintah sebagai Raja, keadaannya seperti cerita ini: Sekali peristiwa ada pesta perkawinan. Pengantin wanitanya ditemani oleh sepuluh orang anak gadis. Ketika berangkat untuk menyambut pengantin laki-laki, sepuluh anak gadis itu membawa pelita mereka masing-masing.
2
Tetapi, lima orang di antaranya bodoh sekali.
3
Mereka membawa pelita tetapi tidak membawa persediaan minyak.
4
Lima gadis yang lain bijaksana. Mereka membawa pelita dan juga persediaan minyak.
5
Lama sekali mereka menunggu kedatangan pengantin laki-laki sehingga mengantuklah mereka lalu tertidur.
6
Pada tengah malam, tiba-tiba terdengar orang berseru, ‘Pengantin datang, sambutlah dia!’
7
Sepuluh anak gadis itu cepat-cepat bangun dan memasang pelita mereka. Pelita kelima anak gadis yang bodoh itu hampir padam.
8
Mereka berkata kepada kelima anak gadis yang bijaksana itu, ‘Berikanlah sedikit dari persediaan minyakmu. Pelita kami hampir padam!’
9
Gadis-gadis yang bijaksana itu menjawab, ‘Tidak bisa! Minyak kami tidak cukup untuk kita semua. Lebih baik kalian pergi membeli minyak di warung.’
10
Maka gadis-gadis yang bodoh itu pergi ke warung untuk membeli minyak. Tetapi, sementara mereka pergi, tibalah pengantin laki-laki. Kelima anak gadis bijaksana yang sudah siap itu masuk bersama pengantin ke ruangan pesta, lalu pintu ditutup!
11
Kemudian gadis-gadis yang bodoh itu tiba. Mereka berseru, ‘Tuan, Tuan, bukakan pintu!’
12
Tetapi, pengantin laki-laki menjawab, ‘Saya tidak mengenal kalian. Kalian tidak boleh masuk!’”
13
Lalu Yesus berkata lagi, “Karena itu, berjaga-jagalah selalu. Sebab, kalian tidak tahu hari apa atau jam berapa Tuhan datang.”
14
[Cerita tentang tiga orang pelayan] Yesus masih terus mengajar pengikut-pengikut-Nya. Ia berkata, “Apabila Allah datang dan memerintah sebagai raja, keadaannya seperti cerita ini: Sekali peristiwa ada seorang laki-laki yang mau berangkat ke tempat yang jauh. Sebelum berangkat, ia memanggil pelayan-pelayannya. Ia memberikan hartanya kepada setiap pelayan dan menyuruh mereka mengurusnya.
15
Setiap pelayan itu diberi menurut kesanggupan masing-masing untuk mengurus harta tuannya. Pelayan yang satu diberi lima ribu uang emas. Pelayan yang lain diberi dua ribu uang emas. Dan pelayan yang seorang lagi diberi seribu uang emas. Lalu tuan pelayan-pelayan itu berangkat.
16
Pelayan yang diberi lima ribu uang emas segera mengambil uangnya dan pergi berdagang. Ia mendapat keuntungan sehingga uangnya menjadi sepuluh ribu uang emas.
17
Pelayan yang diberi dua ribu uang emas itu juga segera mengambil uangnya dan pergi berdagang. Ia mendapat keuntungan sehingga uangnya menjadi empat ribu uang emas.
18
Pelayan yang diberi seribu uang emas itu juga segera mengambil uangnya. Ia pergi menggali lubang di tanah, lalu menyembunyikan uang tuannya di situ.
19
Tuan dari para pelayan itu pergi lama sekali. Setelah ia pulang, ia memanggil pelayan-pelayannya dan meminta mereka melaporkan apa yang sudah mereka buat dengan uang yang ditinggalkan pada mereka.
20
Pelayan yang menerima lima ribu uang emas datang menghadap dan berkata, ‘Tuan, Tuan meninggalkan padaku lima ribu uang emas. Saya sudah berdagang dengan uang itu dan berhasil mendapat keuntungan lima ribu uang emas lagi. Ini uangnya.’ Lalu ia menyerahkan sepuluh ribu uang emas kepada tuannya.
21
‘Bagus,’ kata tuan itu, ‘engkau pelayan yang baik dan setia. Engkau ternyata bisa dipercayai untuk mengurus uang yang sedikit. Karena itu, aku akan memberikan kepadamu yang lebih banyak lagi. Aku percaya engkau dapat mengurusnya. Sekarang, masuklah ke dalam rumahku. Kau boleh ikut bersenang-senang dengan aku.’
22
Pelayan yang menerima dua ribu uang emas juga datang menghadap. Ia berkata kepada tuannya, ‘Tuan, Tuan meninggalkan padaku dua ribu uang emas. Saya sudah berdagang dengan uang itu dan berhasil mendapat keuntungan dua ribu uang emas lagi. Ini uangnya.’
23
‘Bagus,’ kata tuan itu, ‘engkau pelayan yang baik dan setia. Engkau ternyata bisa dipercayai untuk mengurus uang yang sedikit. Karena itu, aku akan memberikan kepadamu yang lebih banyak lagi. Aku percaya engkau dapat mengurusnya. Sekarang, masuklah ke dalam rumahku. Kau boleh ikut bersenang-senang dengan aku.’
24
Lalu pelayan yang menerima seribu uang emas itu datang menghadap dan berkata, ‘Tuan, saya tahu Tuan orang yang keras. Tuan mau mengambil hasil dengan tidak bekerja.
25
Saya takut kepada Tuan, jadi saya pergi dan menyembunyikan uang Tuan di dalam tanah. Ini uang Tuan.’
26
‘Engkau pelayan yang jahat dan malas!’ kata tuan itu. ‘Engkau sendiri berkata bahwa aku mengambil hasil dengan tidak bekerja.
27
Nah, mengapa engkau tidak menyimpan uangku di bank, supaya apabila aku pulang, aku dapat menerima kembali uangku dengan bunganya?’
28
Maka tuan itu menyuruh supaya uangnya diambil dari pelayan itu dan diberikan kepada pelayan yang mempunyai sepuluh ribu uang emas.
29
Tuan itu berkata, ‘Pelayan ini tidak berguna! Sebab itu, lemparkanlah dia ke luar, ke tempat yang gelap. Biar ia menangis dan menderita di situ!’ ‘Sebab,’ kata tuan itu selanjutnya, ‘kalau orang sudah mempunyai sesuatu, ia akan mendapat lebih banyak lagi sampai berlimpah-limpah. Tetapi kalau orang tidak mempunyai apa-apa, ia akan kehilangan apa saja yang ada padanya.’”
30
(25:29)
31
[Menolong orang lain sama dengan melayani Kristus] Yesus berkata lagi, “Pada suatu waktu, Anak Manusia yang diutus Allah akan datang bersama semua malaikat-Nya dan Ia akan memerintah sebagai Raja. Ia akan duduk di atas kursi kerajaan dan
32
semua orang di seluruh dunia akan dikumpulkan di hadapan-Nya. Lalu Ia akan membagi mereka dalam dua kelompok, seperti gembala memisahkan domba dari kambing.
33
Raja itu mengumpulkan orang-orang yang menuruti kemauan Allah di sebelah kanan-Nya dan semua yang lain di sebelah kiri-Nya.
34
Lalu Raja itu berkata kepada orang-orang yang ada di sebelah kanan-Nya, ‘Kalian sudah diberkati oleh Bapa-Ku. Sejak dunia ini diciptakan, Ia sudah merencanakan untuk menjadikan kalian umat-Nya. Jadi, sekarang, marilah dan nikmatilah berkat-berkat-Nya sebab kalian sudah menjadi umat-Nya!
35
Kalian boleh menikmati semua itu karena kalian sudah menolong Aku. Aku lapar, kalian memberi Aku makan. Aku haus, kalian memberi Aku minum. Aku menjadi orang asing di negerimu, kalian menerima Aku di rumahmu.
36
Aku tidak mempunyai pakaian, kalian memberi Aku pakaian. Aku sakit, kalian merawat Aku. Aku dipenjarakan, kalian menolong Aku.’
37
Lalu orang-orang yang sudah menuruti kemauan Allah itu menjawab, ‘Tuhan, kapan kami melihat Tuhan lapar dan kami beri makan? Kapan kami melihat Tuhan haus dan kami beri minum?
38
Kapan kami melihat Tuhan sebagai orang asing dan kami menerima Tuhan dalam rumah kami? Kapan kami melihat Tuhan tidak mempunyai pakaian dan kami memberi pakaian?
39
Kapan kami melihat Tuhan sakit atau dipenjarakan dan kami merawat Tuhan?’
40
Raja itu menjawab, ‘Kalian sudah melakukan hal itu kepada saudara-saudara-Ku yang paling kecil. Setiap kali kalian melakukan hal itu kepada mereka, itu berarti kalian melakukannya kepada-Ku!’
41
Lalu Raja itu akan berkata kepada orang-orang yang ada di sebelah kiri-Nya, ‘Kalian sudah mendapat hukuman dari Allah! Karena itu, pergilah dari sini! Masuklah ke dalam api kekal yang sudah disiapkan untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
42
Sebab, ketika Aku lapar, kalian tidak memberi Aku makan. Ketika Aku haus, kalian tidak memberi Aku minum.
43
Ketika Aku menjadi orang asing di negerimu, kalian tidak menerima Aku di rumahmu. Ketika Aku tidak mempunyai pakaian, kalian tidak memberi Aku pakaian. Ketika Aku sakit dan dipenjarakan, kalian tidak merawat Aku.’
44
Lalu orang-orang yang ada di sebelah kiri Raja itu akan berkata, ‘Tuhan, kapan kami melihat Tuhan lapar atau haus atau menjadi orang asing di negeri kami atau tidak mempunyai pakaian atau sakit atau dipenjarakan dan kami tidak menolong Tuhan?’
45
Raja itu menjawab, ‘Kalian tidak menolong saudara-saudara-Ku yang paling kecil. Setiap kali kalian tidak menolong mereka, itu berarti kalian tidak menolong Aku.’”
46
Kemudian Yesus mengakhiri cerita-Nya. Ia berkata, “Orang-orang di sebelah kiri Raja itu akan diusir dan dihukum untuk selama-lamanya. Tetapi, orang-orang di sebelah kanan-Nya yang sudah menuruti kemauan Allah akan hidup bahagia untuk selama-lamanya.”
← Chapter 24
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 26 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28