bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
/
Matthew 9
Matthew 9
Indonesian Bible (BPJ) - Kitab Perjanjian Baru
← Chapter 8
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 10 →
1
[Yesus menyembuhkan seorang lumpuh] Yesus naik ke dalam perahu dan berlayar ke seberang barat Danau Galilea, kembali ke Kapernaum, kota tempat tinggal-Nya.
2
Di situ ada seorang lumpuh. Beberapa kawannya membawa dia dengan tikar kepada Yesus. Yesus melihat bahwa kawan-kawan orang itu sangat percaya kepada-Nya. Maka Ia berkata kepada orang lumpuh itu, “Tabahlah, anak-Ku! Allah sudah mengampuni dosa-dosamu!”
3
Guru-guru agama yang ada di situ berkata dalam hati mereka, “Orang ini menghina Allah!”
4
Yesus tahu apa yang mereka pikirkan, jadi Ia berkata, “Mengapa kalian memikirkan hal yang jahat?
5
Mana yang lebih gampang: mengatakan, ‘Dosamu sudah diampuni,’ atau mengatakan, ‘Bangunlah dan berjalan’?
6
Nah, sekarang Aku akan memperlihatkan kepadamu sesuatu yang membuktikan bahwa Aku, Anak Manusia, berkuasa untuk mengampuni dosa.” Lalu Yesus berkata kepada orang lumpuh itu, “Bangun, angkat tikarmu dan pulanglah!”
7
Orang lumpuh itu bangun, kemudian pulang ke rumahnya.
8
Orang-orang yang melihat kejadian itu menjadi takut. Mereka memuji Allah sebab Ia telah memberikan kuasa yang besar kepada manusia untuk melakukan keajaiban itu.
9
[Yesus memanggil Matius untuk mengikut Dia] Setelah menyembuhkan orang lumpuh itu, Yesus meninggalkan tempat itu. Di dalam perjalanan, Ia melewati rumah pajak. Seorang penagih pajak, bernama Matius, sedang duduk di situ. Yesus berkata kepadanya, “Mari ikut Aku!” Matius berdiri dan mengikuti Yesus.
10
Kemudian mereka pergi ke rumah Matius. Lalu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya makan di situ. Pada waktu itu, ada juga banyak orang lain yang datang ke rumah Matius dan ikut makan dengan Yesus dan pengikut-pengikut-Nya.
11
Di antara mereka ada banyak penagih pajak dan orang-orang yang dianggap tidak baik oleh penduduk di kota itu. Orang-orang Farisi melihat hal itu. Mereka berkata kepada pengikut-pengikut Yesus, “Mengapa gurumu makan dengan penagih-penagih pajak dan orang-orang yang tidak baik itu?”
12
Yesus mendengar mereka bertanya begitu kepada pengikut-pengikut-Nya. Maka Ia berkata kepada orang-orang Farisi yang ada di situ, “Dokter hanya untuk orang sakit, bukan untuk orang sehat.
13
Coba kalian selidiki apa arti ayat Kitab Suci ini: ‘Allah tidak minta kurban binatang dari kalian. Yang Ia minta ialah kalian berbelaskasihan terhadap orang lain.’ Aku datang bukan untuk orang yang menganggap dirinya sudah baik, tetapi untuk orang yang dianggap hina.”
14
[Yesus mengajar tentang hal puasa] Pada suatu hari pengikut-pengikut Yohanes Pembaptis datang kepada Yesus. Mereka bertanya, “Bapak Guru, kami dan orang-orang Farisi puasa. Mengapa pengikut-pengikut Bapak tidak?”
15
Yesus menjawab, “Aku ingin tahu pendapat kalian mengenai hal ini: Kalau dalam sebuah pesta kawin, pengantin laki-laki masih berada di dalam pesta bersama tamu-tamu, apakah bisa tamu-tamu bersedih hati? Tentu tidak, bukan? Tetapi nanti ada saatnya pengantin laki-laki itu diambil dengan kekerasan dari antara mereka. Nah, pada saat itulah baru mereka berpuasa.
16
Kain yang masih baru tidak bisa ditambal pada baju yang sudah tua. Sebab kain penambal yang baru itu akan menciut sehingga membuat sobekan pada baju yang tua itu menjadi bertambah besar.
17
Begitu juga dengan anggur yang masih baru. Anggur itu tidak bisa ditaruh ke dalam kantong kulit yang sudah tua. Nanti kantong itu pecah dan rusak, lalu anggurnya terbuang. Anggur baru harus ditaruh ke dalam kantong yang baru juga, supaya baik kantong maupun anggurnya tetap baik.”
18
[Yesus menyembuhkan seorang wanita dan menghidupkan kembali seorang anak] Yesus masih berbicara dengan pengikut-pengikut Yohanes Pembaptis. Seorang pemimpin rumah ibadat Yahudi datang dan berlutut di depan Yesus sambil berkata, “Bapak Guru, anak perempuan saya baru saja meninggal. Saya mohon, sudilah Bapak datang menjamah dia supaya ia hidup lagi.”
19
Maka Yesus bangkit, lalu Ia dengan pengikut-pengikut-Nya pergi bersama orang itu.
20
Di tengah jalan seorang wanita datang dan mendekati Yesus dari belakang. Wanita itu sudah dua belas tahun lamanya sakit pendarahan. Ia mendekati Yesus sebab ia berpikir, “Kalau saya bisa menyentuh Dia, biar hanya baju-Nya saja, pasti saya bisa sembuh.” Lalu ia menyentuh ujung baju Yesus.
21
(9:20)
22
Yesus menoleh, lalu melihat wanita itu. Yesus berkata kepadanya, “Tabahlah, anak-Ku! Kau percaya kepada-Ku, karena itu engkau sembuh!” Saat itu juga wanita itu sembuh.
23
Yesus berjalan terus lalu sampai di rumah pemimpin rumah ibadat itu. Di situ sudah ada pemain-pemain musik perkabungan dan banyak orang lain yang ribut-ribut.
24
Yesus berkata kepada mereka, “Keluar kalian semua! Anak ini tidak mati; ia hanya tidur.” Mendengar Yesus berkata begitu, mereka semua menertawakan Yesus.
25
Setelah orang-orang itu keluar, Yesus masuk ke kamar anak itu dan memegang tangannya. Lalu anak itu bangun.
26
Maka kabar itu tersebar ke mana-mana di seluruh daerah itu.
27
[Yesus menyembuhkan dua orang buta] Setelah Yesus meninggalkan tempat itu, di tengah jalan ada dua orang buta yang mengikuti Dia. Mereka berteriak, “Bapak, keturunan Daud, kasihanilah kami!”
28
Yesus masuk ke dalam rumah, dan kedua orang buta itu datang kepada-Nya. Yesus bertanya kepada mereka, “Apakah kalian percaya Aku dapat menyembuhkan kalian?” “Percaya!” jawab mereka.
29
Yesus menjamah mata mereka sambil berkata, “Kalian percaya bahwa Aku dapat menyembuhkan kalian. Karena itu, jadilah apa yang kalian harapkan.”
30
Maka mereka bisa melihat. Lalu Yesus dengan keras memperingatkan mereka, “Jangan memberitahukan hal ini kepada siapa pun!”
31
Tetapi, kedua orang yang tadinya buta itu pergi dan menyiarkan berita tentang Yesus ke seluruh daerah itu.
32
[Yesus menyembuhkan seorang bisu] Sesudah kedua orang itu pergi, seorang bisu dibawa kepada Yesus. Orang itu bisu karena dikuasai oleh roh jahat.
33
Yesus mengusir roh jahat dari orang itu dan pada saat itu juga orang itu bisa berbicara lagi. Semua orang yang ada di situ kagum. Mereka berkata, “Ini pertama kali hal seperti itu terjadi di negeri kita!”
34
Tetapi, pemimpin-pemimpin agama Yahudi berkata, “Ia bisa mengusir roh-roh jahat itu, karena diberi kuasa oleh kepala roh-roh jahat.”
35
[Yesus kasihan kepada orang banyak] Yesus pergi berkeliling dari satu kota ke kota yang lain dan dari satu kampung ke kampung yang lain. Di sana ia mengajar di rumah-rumah ibadat dan memberitakan Kabar Baik tentang bagaimana Allah memerintah sebagai Raja. Ia juga menyembuhkan orang-orang sakit dari bermacam-macam penyakit dan orang-orang cacat dari segala macam cacat di badan.
36
Yesus melihat bahwa orang-orang itu cemas dan tidak berdaya. Mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Ia merasa kasihan kepada mereka.
37
Ia berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Orang-orang ini seperti panen yang sudah siap untuk dikumpulkan. Tetapi pekerja-pekerja untuk mengumpulkannya hanya sedikit. Allah adalah seperti pemilik panenan itu.
38
Karena itu, berdoalah kepada-Nya supaya Ia mengutus pelayan-pelayan-Nya untuk pergi dan mengumpulkan orang-orang bagi diri-Nya seperti orang mengumpulkan panen.”
← Chapter 8
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 10 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28