bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
1 Samuel 1
1 Samuel 1
Indonesian VMD 2005
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 2 →
1
[Keluarga Elkana Beribadat di Silo] Ada seorang laki-laki namanya Elkana dari keluarga Zuf yang tinggal di Rama di daerah pegunungan Efraim. Ia anak Yeroham. Yeroham anak Elihu, Elihu anak Tohu, Tohu anak Zuf dari keluarga Efraim.
2
Elkana mempunyai dua istri, satu bernama Hana dan yang lain Penina. Penina mempunyai anak-anak, tetapi Hana tidak.
3
Dari waktu ke waktu Elkana meninggalkan Rama kotanya untuk mengunjungi Silo. Elkana menyembah TUHAN Yang Mahakuasa di Silo dan memberikan persembahan kepada Tuhan di sana. Di tempat itu kedua anak Imam Eli, yaitu Hofni dan Pinehas, bertugas sebagai imam TUHAN.
4
Setiap kali Elkana memberikan persembahannya, ia juga selalu memberikan sebagian dari makanan itu kepada Penina istrinya dan anak-anaknya.
5
Elkana selalu memberikan bagian yang sama kepada Hana, walaupun TUHAN telah menutup kandungannya. Elkana melakukan hal itu karena Hana adalah istrinya yang sungguh-sungguh dicintainya.
6
[Penina Mengacau Hana] Penina sering mengacaukan hati Hana dan membuatnya sedih. Hal itu dilakukannya karena TUHAN tidak membuat Hana bisa melahirkan anak.
7
Itu terjadi setiap tahun ketika keluarga mereka pergi ke rumah TUHAN di Silo. Penina membuat Hana sangat gelisah sehingga dia mulai menangis dan tidak mau makan. Setahun hal itu terjadi,
8
Elkana suaminya bertanya kepadanya, “Hana, mengapa engkau menangis? Mengapa engkau tidak mau makan? Mengapa engkau begitu sedih? Aku milikmu. Bukankah itu lebih baik daripada mempunyai 10 anak laki-laki?”
9
[Doa Hana] Setelah selesai makan dan minum, Hana berdiri diam-diam dan pergi berdoa kepada Tuhan. Imam Eli sedang duduk di kursi dekat gerbang Tempat Kudus TUHAN.
10
Hana sangat sedih sehingga ia terus-menerus menangis berdoa kepada TUHAN.
11
Secara khusus dia berjanji kepada Allah, katanya, “Ya TUHAN Yang Mahakuasa, Engkau tahu betapa besar kesedihanku, ingatlah aku dan jangan lupakan aku. Jika Tuhan menganugerahkan kepadaku seorang anak laki-laki, aku akan menyerahkan dia kepada-Mu. Ia menjadi milik-Mu untuk selamanya, dan selaku orang yang bernazar, ia tidak akan minum anggur atau minuman keras, dan tidak ada yang akan memotong rambutnya.”
12
Hana berdoa kepada TUHAN sangat lama. Eli memperhatikan mulutnya ketika dia berdoa.
13
Hana berdoa dalam hatinya, bibirnya bergerak-gerak, tetapi tidak ada kata-kata yang terdengar. Eli menyangka bahwa ia sedang mabuk.
14
Eli mengatakan, “Engkau terlalu banyak minum. Sudah waktunya menjauhkan anggur itu.”
15
Hana menjawab, “Tuanku, setetes anggur atau bir tidak kuminum, aku sangat sedih, aku telah mengeluarkan semua kesusahanku kepada TUHAN dalam doaku.
16
Janganlah anggap aku perempuan jahat. Aku berdoa begitu lama karena begitu banyak deritaku dan kesedihanku.”
17
Jawab Eli, “Pergilah dalam damai, semoga Allah Israel memberikan kepadamu semua keinginanmu.”
18
Berkatalah Hana, “Kiranya Tuanku senang dengan hamba.” Kemudian Hana pergi dan memakan sesuatu dan wajahnya menjadi cerah kembali.
19
Keesokan paginya bangunlah Elkana sekeluarga. Mereka sujud di hadapan TUHAN lalu pulang ke rumahnya di Rama. [Samuel Lahir] Elkana mengadakan hubungan suami istri dengan Hana dan TUHAN mengingat Hana.
20
Setahun sejak saat itu, Hana mengandung dan melahirkan seorang bayi laki-laki, yang diberi nama Samuel. Ia berkata, “Namanya Samuel karena aku telah memohonnya dari TUHAN.”
21
Elkana sekeluarga pergi lagi ke Silo untuk memberikan persembahan tahunannya sesuai janjinya kepada TUHAN.
22
Hana tidak turut dengan mereka, dia berkata kepada suaminya, “Setelah anakku berhenti menyusui, dia akan kubawa ke Silo dan menyerahkannya kepada TUHAN. Dia akan menjadi orang yang bernazar. Ia akan tinggal di Silo.”
23
Elkana suaminya mengatakan, “Lakukanlah yang kaupikir adalah terbaik bagimu. Tetaplah tinggal di sini hingga bayimu berhenti menyusui, semoga TUHAN berkenan menepati janji-Nya.” Demikianlah Hana tinggal di rumah untuk merawat anaknya sampai dia berhenti menyusui.
24
[Hana Membawa Samuel kepada Eli di Silo] Ketika anak itu berhenti menyusui, Hana membawanya ke rumah TUHAN di Silo. Ia juga membawa seekor sapi berumur tiga tahun, 22 liter tepung, dan sebotol anggur.
25
Mereka pergi menghadap Tuhan. Elkana menyembelih sapi untuk dipersembahkan sebagai kurban kepada Tuhan sebagaimana biasa dilakukannya. Kemudian Hana memberikan anak itu kepada Eli.
26
Hana berkata kepada Eli, “Maaf Tuanku, akulah perempuan yang sama ketika beberapa waktu lalu berdiri di samping Tuan berdoa kepada TUHAN.
27
Aku berdoa untuk anak ini, dan TUHAN telah mendengarkan doaku. Ia memberikan anak ini kepadaku.
28
Sekarang aku mempersembahkan anak ini untuk TUHAN. Dia akan berbakti kepada TUHAN seumur hidupnya.” Kemudian Hana meninggalkan anak itu di sana dan beribadat kepada TUHAN.
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 2 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31