bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
1 Samuel 26
1 Samuel 26
Indonesian VMD 2005
← Chapter 25
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 27 →
1
[Daud dan Abisai Memasuki Perkemahan Saul] Orang Zif mengunjungi Saul di Gibea dan berkata, “Daud sedang bersembunyi di bukit Hakhila berseberangan dengan Yesimon.”
2
Saul turun menuju padang gurun Zif bersama ke-3.000 orang pilihannya dari Israel untuk mencari Daud.
3
Saul memasang kemahnya di bukit Hakhila di tepi jalan berseberangan dengan Yesimon. Daud tetap tinggal di padang gurun. Daud mendengar bahwa Saul mengikutinya ke padang gurun.
4
Daud mengirim pengintai-pengintai untuk mengetahui bahwa Saul sesungguhnya datang.
5
Kemudian Daud pergi ke tempat Saul berkemah. Ia melihat tempat Saul dan Abner anak Ner dan panglima pasukan Saul sedang berbaring. Saul tidur di tengah-tengah perkemahan yang dikelilingi pasukannya.
6
Daud berbicara dengan Ahimelekh orang Het dan Abisai anak Zeruya. Abisai ialah saudara Yoab, katanya, “Siapa yang turut bersama aku ke perkemahan untuk bertemu dengan Saul?” “Aku akan menyertaimu,” jawab Abisai.
7
Malam harinya berangkatlah Daud dan Abisai ke perkemahan Saul dan tampaklah di depan mereka Saul sedang berbaring dalam kemah di bagian tengah perkemahan, dengan tombaknya tertancap ke tanah dekat kepalanya. Abner dan tentara lainnya tidur di sekeliling Saul.
8
Abisai berkata kepada Daud, “Hari ini Allah telah menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu. Izinkanlah aku menancapkan tubuhnya dengan tombak ini ke dalam tanah hanya dengan satu tikaman saja.”
9
Daud menjawab, “Jangan bunuh dia. Setiap orang yang membunuh raja yang diurapi TUHAN, harus dihukum.
10
Demi TUHAN yang hidup, TUHAN sendirilah yang menghukum Saul, entah karena ajalnya memang sudah tiba atau dia terbunuh dalam perang.
11
Kiranya TUHAN selalu menghindari aku menjamah orang yang telah diurapi TUHAN. Sekarang ambillah tombak dan kendi air dari sebelah kepalanya lalu kita berangkat.”
12
Daud mengambil tombak dan kendi air dari dekat kepala Saul dan pergi dari tempat itu. Tidak ada yang melihat atau mengetahui kejadian itu bahkan tidak ada seorang pun yang terbangun. Semuanya tertidur karena TUHAN membuat mereka tidur nyenyak sekali.
13
[Daud Mempermalukan Saul Kembali] Daud menyeberangi lembah dan berdiri di puncak bukit yang berseberangan dengan perkemahan Saul.
14
Dan berserulah dia kepada pasukan dan Abner anak Ner, katanya, “Abner, jawablah aku.” Abner menjawab, “Siapakah engkau? Mengapa engkau berseru-seru kepada raja?”
15
Daud mengatakan, “Apakah engkau laki-laki atau bukan? Dan apakah engkau yang terbaik di Israel? Kalau begitu, mengapa engkau tidak menjaga tuanmu sang raja? Ada orang biasa yang datang ke perkemahanmu untuk membunuh raja.
16
Engkau telah membuat kesalahan besar. Demi TUHAN yang hidup, engkau dan orangmu harus mati, karena kamu tidak melindungi tuanmu, raja yang diurapi TUHAN. Sekarang coba lihat, di manakah tombak dan kendi air rajamu yang di dekat kepalanya?”
17
Saul mengenal suara Daud lalu mengatakan, “Apakah itu suaramu, hai Daud anakku?” Jawab Daud, “Ya benar, itu suaraku Tuanku.”
18
Daud juga mengatakan, “Mengapa Tuanku mengejar aku? Apa kesalahanku? Kejahatan apa yang telah kulakukan?
19
Dengarlah suara hambamu Tuanku. Jika TUHAN mendorong engkau untuk melawan aku, biarlah Tuhan menerima suatu kurban persembahan. Jika hal itu disebabkan oleh manusia, biarlah mereka ditimpa kutukan TUHAN. Mereka telah mengusir aku dari tanah pemberian TUHAN dan berkata, ‘Pergi dan beribadatlah kepada allah lain.’
20
Sekarang janganlah darahku tertumpah jauh dari hadapan TUHAN. Raja Israel telah keluar untuk mencabut nyawaku, engkau ibaratnya seorang yang memburu ayam-ayam hutan di pegunungan.”
21
Kemudian Saul mengatakan, “Aku telah berbuat dosa. Kembalilah, hai anakku karena hari ini engkau telah membuktikan bahwa nyawaku berharga bagimu, aku tidak akan mengulangi perbuatan jahatku lagi. Memang aku telah melakukan tindakan yang bodoh dan sesat sekali.”
22
Daud menjawab, “Ini tombak raja, suruhlah seorang kemari untuk mengambilnya.
23
TUHAN membalas setiap orang atas kebenaran dan kesetiaannya. TUHAN menyerahkan nyawamu ke dalam tanganku hari ini, tetapi aku tidak ingin mengotori tanganku dengan menjamah orang yang diurapi oleh TUHAN.
24
Hari ini aku membuktikan kepadamu bahwa nyawamu berharga bagiku. Dengan cara yang sama pula, TUHAN menunjukkan bahwa nyawaku juga begitu penting bagi-Nya. Ia akan menyelamatkan aku dari segala bencana.”
25
Kemudian Saul berkata kepada Daud, “Allah kiranya memberkati engkau, hai anakku Daud. Engkau akan melakukan hal-hal yang besar dan engkau menang.” Daud melanjutkan perjalanannya dan Saul kembali ke tempatnya.
← Chapter 25
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 27 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31