bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
1 Samuel 17
1 Samuel 17
Indonesian VMD 2005
← Chapter 16
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 18 →
1
[Goliat Menentang Israel] Orang Filistin menghimpun tentaranya untuk berperang. Mereka akan bertarung di Sokho, Yehuda. Perkemahan mereka berada di antara Sokho dan Azeka, di sebuah kota yang bernama Efes-Damim.
2
Saul dan orang Israel juga berkumpul dan berkemah di Lembah Ela. Mereka membentuk barisan tempurnya, siap untuk bertempur melawan orang Filistin.
3
Pihak Filistin menempati satu bukit, sedangkan pihak Israel di bukit yang lain. Di antara mereka terbentang lembah.
4
Orang Filistin mempunyai seorang pendekar bernama Goliat berasal dari Gat. Tingginya kira-kira tiga meter. Ia keluar dari perkemahan Filistin.
5
Di kepalanya ada ketopong tembaga. Ia memakai pakaian perang bersisik seperti ikan terbuat dari tembaga yang beratnya kira-kira 57,5 kg.
6
Goliat memakai penutup kaki terbuat dari tembaga dan sebuah lembing tembaga, tersandang di punggungnya.
7
Gagang lembingnya sebesar pesa tukang tenun dan ujungnya dari bahan besi beratnya kira-kira 7 kg. Pembawa perisainya berjalan di depannya.
8
Setiap hari Goliat keluar dari kemah dan berseru menantang tentara Israel. Katanya, “Mengapa kamu keluar dan membentuk barisan perang? Aku orang Filistin dan kamu hamba Saul. Pilihlah seorang di antara kamu dan biarlah dia bertemu dengan aku.
9
Jika dia sanggup membunuh aku, maka ia menang dan kami orang Filistin menjadi hambamu. Jika aku menang, kamu menjadi hamba kami dan melayani kami.”
10
Orang Filistin itu mengatakan, “Hari ini aku mengejek tentara Israel. Siapkan orangmu untuk bertarung melawan aku.”
11
Ketika mendengar kata-kata tantangan itu, Saul dan tentara Israel ketakutan.
12
[Daud Maju Berperang] Daud anak Isai, seorang yang berasal dari Efrata di Betlehem Yehuda. Isai mempunyai 8 anak laki-laki. Pada zaman Saul, Isai sudah berusia lanjut.
13
Ketiga anak Isai yang tertua pergi berperang bersama Saul. Anak pertama Eliab, kedua Abinadab, dan yang ketiga Syama. Mereka itulah yang turut bersama Saul.
14
Daudlah yang paling bungsu.
15
Daud sewaktu-waktu meninggalkan Saul untuk menggembalakan domba ayahnya di Betlehem.
16
Selama 40 hari Goliat orang Filistin itu keluar dari kemahnya setiap pagi dan petang dan berdiri menghadap tentara Israel dan mengejek mereka.
17
Pada suatu hari berkatalah Isai kepada Daud, “Bawalah gandum panggang sebakul dan 10 roti untuk saudara-saudaramu di perkemahan.
18
Dan juga 10 lapis keju untuk perwira atas pasukan 1.000 orang, tempat saudara-saudaramu bergabung. Lihatlah bagaimana keadaan mereka lalu kembali membawa suatu tanda dari mereka kepadaku sebagai bukti mereka dalam keadaan selamat.
19
Mereka bersama Saul dan pasukan Israel di Lembah Ela berperang melawan orang Filistin.”
20
Pagi-pagi benar Daud menitipkan penggembalaan domba-dombanya kepada gembala yang lain. Daud membawa makanan lalu berangkat sesuai dengan perintah Isai. Ia tiba di perkemahan pada saat pasukan Israel sedang mengatur barisan tempur mereka dan meneriakkan sorak peperangan.
21
Barisan kedua belah pihak telah siap berhadapan untuk bertarung.
22
Daud menyerahkan barang bawaannya kepada petugas yang mengurus perbekalan lalu bergegas lari menjumpai pasukan tempur Israel terdepan mencari saudara-saudaranya.
23
Sementara Daud berbincang dengan saudara-saudaranya, keluarlah Goliat pendekar Filistin dari Gat, dari perkemahan pasukan Filistin sambil meneriakkan ucapan-ucapan penghinaan seperti biasanya. Daud juga mendengarnya.
24
Ketika pasukan Israel melihat Goliat, mereka lari ketakutan.
25
Orang Israel mengatakan, “Sudah kamu lihat orang itu? Ia keluar lagi untuk menghina orang Israel. Siapa yang dapat mengalahkannya akan menerima hadiah kekayaan yang berlimpah dari Raja Saul. Ia juga boleh menikah dengan putrinya serta memperoleh pembebasan bagi keluarganya di Israel.”
26
Daud bertanya kepada orang yang berdiri di dekatnya, “Apa hadiah bagi orang yang bisa menaklukkan orang Filistin serta menghilangkan penghinaan atas Israel? Siapakah orang asing itu? Ia hanya seorang Filistin. Siapakah dia sehingga berani menghina tentara Allah yang hidup?”
27
Orang Israel berkata kepada Daud tentang hadiah untuk membunuh Goliat.
28
Ketika saudara Daud yang tertua Eliab mendengar Daud bercakap-cakap dengan anggota pasukan, bangkitlah amarahnya. Ia berkata kepada Daud, “Mengapa engkau kemari? Dan kepada siapa engkau percayakan penggembalaan domba-domba itu di padang gurun? Aku tahu mengapa engkau datang kemari. Engkau tidak suka melaksanakan yang diperintahkan kepadamu. Engkau mau hanya datang kemari untuk menyaksikan perang.”
29
Daud mengatakan, “Apakah yang telah kuperbuat? Aku tidak melakukan yang salah. Aku hanya berbicara.”
30
Dia menoleh kepada orang lain dan mengajukan pertanyaan yang sama dan memperoleh jawaban yang sama pula seperti sebelumnya.
31
Beberapa orang lain mendengar perkataan Daud. Mereka membawa Daud kepada Saul serta menyampaikan yang dikatakan Daud.
32
Berkatalah Daud kepada Saul, “Jangan biarkan Goliat mematahkan semangat, aku hambamu, aku akan melawan orang Filistin itu.”
33
Saul menjawab, “Tidak mungkin engkau keluar melawan orang Filistin itu, engkau hanya seorang pemuda, sedangkan dia itu telah berpengalaman sebagai seorang prajurit sejak masa mudanya.”
34
Daud berkata kepada Saul, “Pada suatu waktu ketika aku menggembalakan domba-domba ayahku, binatang liar datang menerkam beberapa domba dari kawanan itu. Pertama-tama ada seekor singa, dan pada waktu yang lain ada beruang.
35
Aku mengejar binatang liar itu, menyerangnya, dan mengeluarkan domba itu dari dalam mulutnya. Binatang liar itu melompat kepadaku, tetapi aku menangkap janggutnya, memukulnya, dan membunuhnya.
36
Aku telah membunuh kedua-duanya singa dan beruang dengan cara seperti itu. Dan aku akan membunuh orang asing itu, Goliat, dengan cara itu. Goliat akan mati karena pasukan Allah yang hidup dihinanya.
37
TUHAN telah melindungi aku dari singa dan beruang. Dia jugalah yang menyelamatkan aku dari orang Filistin itu.” Kata Saul kepada Daud, “Pergilah! TUHAN kiranya bersamamu.”
38
Saul memberikan pakaiannya sendiri kepada Daud. Saul memakaikan topi tembaganya ke atas kepala Daud dan baju zirah pada badannya.
39
Daud mengikatkan pedang dan mencoba berjalan berkeliling. Daud mencoba memakai semua pakaian seragam Saul, tetapi ia belum biasa memakai pakaian seberat itu. Daud berkata kepada Saul, “Aku tidak dapat berperang dengan pakaian seperti ini. Aku tidak biasa memakainya sebelumnya.” Dia membuka pakaian seragam yang berat itu.
40
Daud mengambil tongkatnya dan pergi ke sungai mencari lima batu yang licin. Dia menyimpan batu-batu itu dalam tasnya. Dengan memegang sebuah katapel, dia menuju ke arah tempat Goliat.
41
[Daud Membunuh Goliat] Orang Filistin itu makin mendekat ke arah Daud, didahului oleh pembantu yang memegang perisainya.
42
Ketika Goliat melihat Daud, dia tertawa, karena ternyata di hadapannya hanya seorang pemuda berkulit kemerah-merahan dan tampan.
43
Goliat berkata kepada Daud, “Apa gunanya engkau membawa tongkat, apakah engkau kira aku ini akan kaukejar seperti anjing dengan tongkatmu itu?” Dengan mengucapkan nama-nama dewa mereka, Goliat mengutuk Daud.
44
Dia berkata kepada Daud, “Datanglah kemari, aku akan memberikan tubuhmu kepada burung-burung dan binatang-binatang liar.”
45
Daud berkata kepada Goliat, “Engkau datang kepadaku membawa pedang, tombak, dan lembing kecil, tetapi aku datang menghadapi engkau dalam nama TUHAN Yang Mahakuasa, Allah tentara Israel, yang telah engkau hujat.
46
Hari ini juga dengan pertolongan TUHAN, aku mengalahkan dan membunuhmu. Hari ini juga aku memancung kepalamu dan memberikan tubuhmu dan mayat tentara Filistin kepada burung-burung dan binatang-binatang liar, supaya seluruh dunia tahu bahwa ada Allah di Israel.
47
Semua yang berkumpul di sini tahu juga bahwa TUHAN tidak memerlukan pedang atau lembing guna menyelamatkan manusia, karena pertempuran adalah dalam tangan-Nya dan kamu orang Filistin akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan kami.”
48
Pada saat orang Filistin itu maju menyerang Daud secara perlahan-lahan, Daud berlari dengan cepat menemui Goliat.
49
Daud mengambil sebuah batu dari dalam tasnya dan meletakkannya pada katapelnya. Batu itu meluncur keras menembus dahi Goliat tepat di antara kedua matanya. Batu itu masuk ke dalam kepalanya, dan Goliat jatuh tertelungkup ke tanah.
50
Demikianlah Daud menaklukkan orang Filistin hanya dengan sebuah katapel dan satu batu. Ia melumpuhkannya lalu membunuhnya tanpa pedang.
51
Daud berlari ke tempat jatuhnya orang Filistin itu dan berdiri di sampingnya. Kemudian Daud mengambil pedang Goliat dari dalam sarung pedangnya dan memakainya memotong kepala Goliat. Demikianlah Daud membunuh orang Filistin itu. Ketika orang Filistin yang lain melihat pahlawan mereka mati, mereka berbalik lalu melarikan diri.
52
Pasukan Israel dan Yehuda bersorak-sorai dan mengejar orang Filistin terus sampai ke batas kota Gat dan pintu gerbang Ekron. Banyak korban jatuh di pihak Filistin, mayatnya bertaburan sepanjang jalan Saaraim sampai Gat dan Ekron.
53
Selesai mengejar orang Filistin, orang Israel kembali dan menjarah perkemahan musuh itu.
54
Daud mengambil kepala Goliat untuk dibawa ke Yerusalem, tetapi senjata orang Filistin disimpan di rumahnya.
55
[Saul Mulai Takut terhadap Daud] Saul memperhatikan Daud pergi berperang melawan Goliat dan bertanya kepada Abner panglima pasukannya, “Anak siapakah pemuda itu?” Abner menjawab, “Aku bersumpah, sesungguhnya aku tidak tahu, Tuan.”
56
Raja Saul mengatakan, “Selidikilah siapa ayah pemuda itu.”
57
Ketika Daud kembali setelah membunuh Goliat, Abner membawanya menghadap Saul, sementara Daud masih memegang kepala Goliat.
58
Saul bertanya kepadanya, “Hai anak muda, siapakah ayahmu?” Daud menjawab, “Aku anak Isai hambamu, orang Betlehem.”
← Chapter 16
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 18 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31