bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
1 Samuel 18
1 Samuel 18
Indonesian VMD 2005
← Chapter 17
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 19 →
1
[Daud dan Yonatan Bersahabat] Segera sesudah Daud selesai bercakap-cakap dengan Saul, Yonatan mempererat hubungannya dengan Daud. Yonatan mengasihinya seperti dirinya sendiri.
2
Sejak hari itu Saul menahan Daud tetap bersamanya dan tidak memperkenankannya pulang ke rumah ayahnya.
3
Yonatan membuat suatu perjanjian khusus dengan Daud karena dia mengasihinya seperti dirinya sendiri.
4
Yonatan membuka pakaian yang dipakainya dan memberikannya kepada Daud, termasuk pakaian perangnya, busurnya, bahkan ikat pinggangnya.
5
[Saul Mengamati Keberhasilan Daud] Saul mengirim Daud berperang ke beberapa pertempuran. Daud selalu mencapai kemenangan sehingga Saul mengangkatnya menjadi kepala pasukan. Hal itu menyenangkan semua orang dan para perwira pasukan.
6
Ketika mereka pulang sesudah Daud mengalahkan orang Filistin dalam perang, para perempuan di setiap kota datang menyambut Daud dengan nyanyian dan tari-tarian, dengan lagu-lagu gembira, serta rebana, dan kecapi. Mereka melakukan itu di hadapan Saul.
7
Mereka menyanyi sambil mengatakan, “Saul membunuh beribu-ribu, tetapi Daud membunuh berpuluh-puluh ribu.”
8
Nyanyian itu membuat Saul terganggu dan dia sangat marah. Ia berpikir, perempuan itu berkata bahwa berpuluh-puluh ribu telah dibunuh Daud, sedangkan dia hanya membunuh ribuan. Tidak lama lagi mereka akan mengangkatnya menjadi raja.
9
Sejak saat itu Saul mengamati gerak-gerik Daud secara cermat.
10
[Saul Takut akan Daud] Keesokan harinya roh jahat dari Allah merasuki Saul sehingga dia menjadi liar dalam rumahnya. Dalam keadaan seperti itu, Daud memainkan kecapinya seperti biasa.
11
Saul memegang sebuah tombak di tangannya. Ia melempar tombak itu ke arah Daud sambil berpikir, mudah-mudahan Daud kena tombak dengan cara begitu. Dilemparkannya tombak itu sebanyak dua kali, namun Daud dapat mengelakkannya dua kali.
12
TUHAN beserta dengan Daud dan Dia telah meninggalkan Saul, jadi Saul takut kepada Daud.
13
Saul mengusir Daud jauh dari dia dan mengangkat Daud sebagai kepala pasukan atas 1.000 tentara. Daud memimpin pasukan dalam pertempuran.
14
Daud selalu berhasil mencapai kemenangan karena TUHAN menyertainya.
15
Saul melihat bahwa Daud selalu berhasil, maka makin hari makin takutlah dia terhadap Daud.
16
Seluruh bangsa Israel dan Yehuda mengasihi Daud karena kepemimpinannya dalam pertempuran.
17
[Saul Menginginkan Putrinya Kawin dengan Daud] Saul berkata kepada Daud, “Inilah Merab anakku yang tertua. Aku mengizinkan engkau menikahinya, maka engkau menjadi prajurit yang gagah perkasa dan berperang untuk TUHAN.” Dalam pikiran Saul terbayang, “Sekarang aku tidak mau membunuhnya sendiri, biar hal itu dilakukan orang Filistin saja.”
18
Daud mengatakan, “Aku bukan keturunan keluarga yang terkemuka, aku bukan orang penting, jadi aku tidak dapat menjadi menantu raja.”
19
Ketika tiba saatnya anak perempuan Saul yang bernama Merab untuk dikawinkan dengan Daud, maka ia dikawinkan kepada Adriel dari Mehola.
20
Anak perempuan Saul yang lain Mikhal jatuh cinta pada Daud. Hal itu disampaikan orang kepada Saul dan hatinya sangat senang mendengar berita itu.
21
Dia berpikir, “Aku membuat Mikhal menjebak Daud. Aku akan membiarkan Mikhal kawin dengan Daud, dan kemudian aku membiarkan orang Filistin membunuhnya.” Saul berkata kepada Daud untuk kedua kalinya, “Engkau boleh mengawini anakku hari ini.”
22
Saul memberikan perintah kepada para perwiranya, “Temuilah Daud secara pribadi dan katakan kepadanya, ‘Lihatlah, raja sangat suka kepadamu dan para perwiranya pun suka padamu. Kawinilah anaknya.’”
23
Pesan itu diteruskan perwira-perwira itu kepada Daud. Namun, Daud menjawab, “Apakah untuk menjadi menantu raja, kamu pikir mudah? Aku orang biasa yang miskin.”
24
Kata-kata Daud itu dilaporkan para perwira kepada Saul.
25
Saul mengatakan kepada mereka, “Katakan kepada Daud bahwa raja tidak meminta dari padanya membayar mas kawin untuk pernikahan dengan anaknya, kecuali sejumlah 100 kulit khatan orang Filistin sebagai pembalas dendam raja kepada musuhnya.” Itulah rencana rahasia Saul agar orang Filistin membunuh Daud.
26
Pesan itu disampaikan oleh perwira kepada Daud. Daud senang mendapat kesempatan menjadi menantu raja. Daud melakukan sesuatu dengan segera.
27
Daud dan para pasukannya segera berangkat untuk berperang melawan orang Filistin dan menewaskan 200 orang Filistin. Daud mengambil kulit khatan mereka, dan menyerahkannya kepada Saul agar dia dapat menjadi menantu raja. Saul memperkenankan Daud menikahi Mikhal anaknya.
28
Saul sadar bahwa TUHAN beserta dengan Daud dan Mikhal anaknya mencintai Daud.
29
Jadi, Saul semakin takut kepada Daud. Saul selalu bertentangan dengan Daud selama hidupnya.
30
Para panglima Filistin terus berperang melawan orang Israel, tetapi setiap kali terjadi pertempuran, Daud selalu mengalahkan mereka. Daud adalah perwira terbaik Saul. Namanya semakin termasyhur.
← Chapter 17
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 19 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31