bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
1 Samuel 15
1 Samuel 15
Indonesian VMD 2005
← Chapter 14
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 16 →
1
[Saul Membinasakan Orang Amalek] Samuel berkata kepada Saul, “Akulah yang diutus oleh TUHAN mengurapi engkau menjadi raja atas bangsa Israel. Sekarang dengarkanlah perkataan-Nya.
2
TUHAN Yang Mahakuasa mengatakan, ‘Ketika bangsa Israel keluar dari negeri Mesir, orang Amalek menghalang-halangi mereka masuk ke tanah Kanaan. Aku melihat hal itu.
3
Sekarang berangkatlah untuk melawan dan menumpas orang Amalek dengan segala yang dimilikinya. Jangan biarkan ada sisa dari yang dimilikinya. Bunuhlah semua laki-laki, perempuan, anak-anak, maupun bayinya. Bunuhlah juga semua lembu, domba, unta, dan keledainya.’”
4
Saul mengumpulkan pasukan di Telaim. Ada 200.000 tentara yang berjalan kaki serta 10.000 yang lain.
5
Kemudian Saul pergi menuju kota orang Amalek dan menunggu di lembah.
6
Berkatalah Saul kepada orang Keni, “Singkirkan dirimu dan pergilah jauh-jauh dari orang Amalek karena aku tidak akan memusnahkan kamu, bila aku menyerang orang Amalek, karena kamu telah menunjukkan persahabatan yang baik terhadap orang Israel, ketika mereka keluar dari Mesir.” Orang Keni pergi menjauhi tempat orang Amalek.
7
Saul mengalahkan orang Amalek dan menaklukkan mereka mulai dari Hawila sampai ke Syur di perbatasan Mesir bagian timur.
8
Agag raja Amalek ditangkapnya hidup-hidup, tetapi pasukan Amalek dihabiskan semua dengan pedang.
9
Saul dan pasukannya merasa kasihan untuk membinasakan semuanya, lalu mereka membiarkan Agag ditangkap hidup-hidup bersama domba dan ternak yang terbaik. Yang patut dipertahankan, tidak dirusaknya, tetapi yang tidak bermanfaat, dimusnahkannya.
10
[Samuel Memberitahukan kepada Saul tentang Dosanya] Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Samuel sebagai berikut,
11
“Aku menyesal telah mengangkat Saul sebagai raja karena dia telah melawan Aku. Ia tidak melaksanakan perintah-Ku.” Samuel marah dan berteriak sepanjang malam kepada TUHAN.
12
Pagi-pagi benar Samuel bangun untuk bertemu dengan Saul, tetapi orang berkata kepadanya, “Saul telah pergi ke kota Karmel. Di sana ia mendirikan sebuah monumen sebagai tanda peringatan bagi dirinya.” Saul pergi berkeliling mengadakan perjalanan ke berbagai tempat dan turun lagi ke Gilgal. Samuel meneruskan perjalanan untuk mencari Saul. Saul baru saja selesai mempersembahkan bagian pertama dari barang-barang sitaan dari orang Amalek sebagai kurban bakaran kepada TUHAN.
13
Samuel pergi kepada Saul. Saul menyambutnya sambil mengatakan, “TUHAN memberkati engkau. Aku melaksanakan perintah TUHAN.”
14
Samuel mengatakan, “Suara-suara apa yang kudengar itu? Mengapa aku mendengar suara domba dan lembu?”
15
Saul mengatakan, “Ternak itu diambil oleh tentaraku dari orang Amalek, domba dan lembu yang terbaik diselamatkan, dengan maksud untuk menjadi kurban bakaran kepada TUHAN, tetapi sisanya kami musnahkan.”
16
Samuel berkata kepada Saul, “Sudahlah. Aku akan menyampaikan kepadamu yang difirmankan TUHAN kepadaku tadi malam.” Saul mengatakan, “Baik, katakanlah kepadaku.”
17
Samuel menjelaskan sebagai berikut, “Dahulu engkau menganggap dirimu tidak begitu berarti, tetapi kemudian engkau menjadi kepala dari suku-suku Israel. Kemudian TUHAN mengurapi engkau menjadi raja atas Israel.
18
Kemudian TUHAN menugaskan engkau melaksanakan rencana khusus dengan pesan, ‘Pergilah membinasakan orang Amalek yang jahat itu semuanya, perangi mereka sampai habis.’
19
Namun, engkau tidak mematuhi perintah TUHAN. Mengapa engkau merampas milik mereka dan berbuat jahat di hadapan TUHAN?”
20
Saul mengatakan, “Aku sudah menuruti perintah TUHAN. Aku pergi ke tempat yang disuruh TUHAN dan membinasakan semua orang Amalek, dan hanya membawa satu orang saja, yaitu Agag rajanya.
21
Dan para tentara mengambil domba dan lembu terbaik untuk dipersembahkan kepada TUHAN Allahmu di Gilgal.”
22
Samuel menjawab, “Yang mana lebih berkenan kepada TUHAN: kurban bakaran dan persembahankah atau menaati perintah TUHAN? Lebih baik menaati-Nya daripada memberikan persembahan kepada-Nya. Lebih baik mendengarkan kata-kata-Nya daripada mempersembahkan lemak domba jantan.
23
Penolakan untuk taat sama seperti dosa ilmu sihir. Keangkuhan dan berbuat sesuka hati sendiri sama seperti pemujaan berhala. Engkau telah menolak perintah TUHAN maka Ia pun menolak engkau sebagai raja.”
24
Kemudian Saul berkata kepada Samuel, “Aku telah berdosa dengan tidak mematuhi perintah TUHAN dan petunjukmu. Aku takut kepada umat sehingga melakukan yang dikatakannya.
25
Sekarang aku memohon kepadamu, ampunilah aku atas dosa yang telah kulakukan. Marilah kita pulang, aku akan menyembah TUHAN.”
26
Samuel berkata kepada Saul, “Aku tidak akan kembali dengan engkau sebab engkau sudah menolak perintah TUHAN, dan TUHAN telah menolak engkau sebagai raja atas Israel.”
27
Ketika Samuel mau berangkat, Saul memegang pakaiannya hingga koyak.
28
Samuel berkata kepada Saul, “TUHAN telah mengoyakkan kerajaan Israel dari engkau hari ini dan menyerahkannya kepada salah satu temanmu yang lebih baik daripada engkau.
29
Allah adalah Allah Israel. Ia hidup selamanya. Ia tidak berdusta atau mengubah pendirian-Nya. Ia tidak seperti manusia yang mengubah pendiriannya.”
30
Saul menjawab, “Baiklah, aku telah berdosa. Marilah kita pulang. Tunjukkanlah hormatmu di hadapan para pemimpin dan orang Israel. Marilah kita pulang, aku akan menyembah TUHAN Allahmu.”
31
Samuel kembali dengan Saul dan Saul menyembah TUHAN.
32
Samuel mengatakan, “Bawalah kemari Agag raja Amalek itu.” Dalam keadaan terbelenggu, Agag menghadap Samuel. Ia menyangka, “Pasti Samuel tidak membunuh aku.”
33
Samuel berkata kepada Agag, “Dengan pedangmu engkau menyebabkan perempuan kehilangan anak, demikian juga ibumu akan kehilangan anak.” Setelah itu Samuel memotong-motong Agag di hadapan TUHAN di Gilgal.
34
Kemudian Samuel berangkat dan pergi ke Rama. Saul pergi ke rumahnya di Gibea.
35
Setelah itu Samuel tidak pernah lagi melihat Saul selama hidupnya. Samuel sangat sedih karena Saul. Dan TUHAN menyesal karena telah menjadikan Saul raja atas Israel.
← Chapter 14
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 16 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31