bible
ra
🌐 Language
English
Español
Français
Deutsch
Português
Italiano
Nederlands
Русский
中文
日本語
한국어
العربية
Türkçe
Tiếng Việt
ไทย
Indonesia
All Languages
Home
/
Indonesian
/
Indonesian VMD 2005
/
1 Samuel 4
1 Samuel 4
Indonesian VMD 2005
← Chapter 3
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 5 →
1
Berita tentang Samuel tersebar ke seluruh Israel. Eli sudah sangat tua. Anak-anaknya melakukan kejahatan di hadapan Tuhan. [Orang Filistin Mengalahkan Israel] Pada waktu itu bangsa Israel keluar untuk berperang melawan bangsa Filistin. Orang Israel berkemah di Eben-Haezer, sedangkan orang Filistin di Afek.
2
Orang Filistin mengatur pasukan mereka untuk menyerang orang Israel. Ketika pertempuran mulai sengit, orang Filistin mengalahkan Israel dan membunuh kira-kira 4.000 tentara dari pasukan Israel.
3
Tentara Israel mundur ke perkemahannya lalu para pemimpin mereka bertanya, “Mengapa TUHAN memperkenankan orang Filistin mengalahkan kita? Sebaiknya kita mengambil Kotak Perjanjian TUHAN dari Silo. Allah akan pergi bersama kita ke peperangan dan Dia menyelamatkan kita dari musuh kita.”
4
Kemudian bangsa itu mengirim orang ke Silo. Mereka membawa dari sana Kotak Perjanjian TUHAN Yang Mahakuasa. Pada penutup Kotak itu terdapat malaikat kerub yang menjadi takhta TUHAN. Kedua anak Eli, yakni Hofni dan Pinehas datang bersama Kotak itu.
5
Ketika Kotak TUHAN itu tiba di perkemahan, seluruh bangsa Israel bersorak-sorai dengan kuat sampai-sampai tanah sekitar itu bergetar.
6
Orang Filistin mendengar sorak-sorai Israel itu. Mereka bertanya, “Mengapa orang Israel di perkemahan begitu ribut?” Kemudian mereka mengetahui bahwa Kotak Kudus TUHAN telah tiba di tengah-tengah bangsa Israel,
7
mereka diliputi rasa cemas. Mereka bertanya, “Para allah sudah berada di tengah-tengah perkemahan orang Israel. Sekarang kita berada dalam bahaya, belum pernah terjadi hal serupa itu sebelumnya.
8
Celakalah kita semua. Siapa yang dapat menolong kita melawan dewa-dewa orang Israel yang berkuasa itu? Allah-allah itulah juga yang telah menghantam orang Mesir dengan bermacam-macam penyakit.
9
Hai kaum Filistin, beranilah. Berjuanglah sebagai lelaki sejati. Dahulu mereka adalah hamba kita, jadi berperanglah selaku laki-laki, jika tidak kamu menjadi hamba mereka.”
10
Orang Filistin berperang dengan kuat dan mengalahkan Israel. Dan setiap tentara Israel melarikan diri pulang. Kekalahan mereka cukup parah, 30.000 dari pasukan Israel mati.
11
Kotak Kudus Allah dirampas oleh orang Filistin, juga membunuh kedua anak Eli, yaitu Hofni dan Pinehas.
12
Seorang lelaki dari suku Benyamin melarikan diri dari pertempuran dan tiba di Silo. Ia merobek pakaiannya dan menaruh debu pada kepalanya untuk menunjukkan bahwa dia sangat berdukacita.
13
Pada saat lelaki itu sampai di Silo, Eli sedang duduk di kursinya di pinggir jalan sambil menunggu berita tentang keadaan Kotak Kudus Allah yang membuat hatinya bimbang. Ketika lelaki itu tiba dan memberitahukan kabar buruk yang terjadi, berteriaklah seluruh umat di kota itu sambil menangis.
14
Keributan itu didengar Eli lalu ia bertanya, “Keributan apa itu?” Lelaki itu menghampiri Eli.
15
Eli sudah berusia 98 tahun dan matanya buta sehingga tidak dapat melihat yang sedang terjadi.
16
Lelaki itu berkata kepada Eli, “Aku baru saja kembali dari medan pertempuran, aku melarikan diri hari ini.” Eli bertanya, “Apa yang terjadi, anak?”
17
Ia menjawab, “Orang Israel melarikan diri dari pasukan Filistin. Banyak pasukan Israel yang mati. Kedua anakmu, Hofni dan Pinehas pun mati. Bahkan Kotak Kudus Allah pun dirampas orang Filistin.”
18
Ketika orang Benyamin menyebutkan nama Kotak Kudus Allah, Eli terjatuh ke belakang dari kursinya, dekat pintu gerbang dan batang lehernya patah. Usianya sudah lanjut dan tubuhnya gemuk, maka matilah dia. Eli memimpin Israel selama 20 tahun.
19
[Kemuliaan Telah Berlalu] Menantu perempuan Eli, yaitu istri Pinehas, sedang hamil. Waktunya untuk melahirkan bayinya sudah dekat. Perempuan itu mendengar juga tentang perampasan Kotak Kudus Allah dan ayah mertua serta suaminya Pinehas telah mati. Begitu ia mendengar berita itu, terasalah sakit pada dirinya tanda ia akan melahirkan bayinya segera.
20
Ia sudah mau mati ketika perempuan yang sedang menolongnya mengatakan, “Jangan takut! Engkau melahirkan bayi laki-laki.” Namun, menantu Eli tidak menjawab atau tidak peduli.
21
Ia memberi nama Ikabod kepada anaknya, yang artinya “Kemuliaan Israel sudah lenyap.” Hal itu dilakukannya sebab Kotak Kudus Allah telah dirampas dan ayah mertua serta suaminya telah mati.
22
Perempuan itu mengatakan, “Kemuliaan Israel diambil karena orang Filistin telah mengambil Kotak Kudus Allah.”
← Chapter 3
Jump to:
Chapter 1
Chapter 2
Chapter 3
Chapter 4
Chapter 5
Chapter 6
Chapter 7
Chapter 8
Chapter 9
Chapter 10
Chapter 11
Chapter 12
Chapter 13
Chapter 14
Chapter 15
Chapter 16
Chapter 17
Chapter 18
Chapter 19
Chapter 20
Chapter 21
Chapter 22
Chapter 23
Chapter 24
Chapter 25
Chapter 26
Chapter 27
Chapter 28
Chapter 29
Chapter 30
Chapter 31
Chapter 5 →
All chapters:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31